Penyakit Boongan vs Penyakit Sungguhan (serie 1)
Penyakit Boongan vs Penyakit Sungguhan: Tubuhku yang Mana? ( serie 1) Ketika Tubuh Sakit, Tapi Bukan Tubuh yang Salah Aku pernah berada di fase ketika setiap sensasi di tubuh terasa mencurigakan. Sedikit pusing, jantung berdebar, perut melilit—pikiran langsung lari jauh. Pemeriksaan medis datang silih berganti. Sebagian hasilnya normal. Tapi rasa sakitnya? Nyata. Sangat nyata. Di titik itu, aku mulai bertanya: “Kalau semua hasil pemeriksaan terlihat baik-baik saja, kenapa aku tetap merasa sakit?” Dari sanalah aku mulai mengenal perbedaan antara sakit yang benar-benar fisik dan sakit yang sering disebut orang sebagai sakit palsu—meski aku lebih suka menyebutnya sakit psikosomatis. Sakit “Palsu” Itu Nyata, Bukan Mengada-ada Sakit psikosomatis bukan drama. Bukan juga kurang iman. Rasanya benar-benar terasa di tubuh. Yang membedakan, sumbernya bukan kerusakan organ, melainkan sistem saraf yang terlalu siaga. Aku mulai menyadari ciri-cirinya: Hasil pemeriksaan medis sering tidak sebanding d...









