Langkah disenja kehidupan
*Langkah di Senja Kehidupan*
Di senja usia, jalan terasa kian lengang,
Teman seperjalanan satu demi satu menghilang.
Ada yang telah berpulang ke pangkuan abadi,
Ada yang tinggal jauh, terdiam dalam sunyi.
Ada pula yang terbaring, disapa sunyi dan sakit,
Atau terhimpit waktu dalam pusaran hidup yang sempit.
Telepon tak terjawab, bukan karena lupa,
Mungkin hanya raga yang tak lagi sekuat asa.
Namun hatiku tak henti menyapa,
Dalam diam, dalam doa, dalam cinta lama.
Karena persahabatan sejati tak lapuk dimakan usia,
Ia hidup di ruang batin, mekar dalam cerita.
Aku tetap melangkah, meski goyah sesekali,
Menulis, berbagi, menyemai makna di hati.
Terkadang ide pergi entah ke mana,
Namun kutahu: setelah malam, fajar pasti tiba.
Waktu terus berjalan, tak bisa ditahan,
Akhir mungkin dekat, tapi semangat tak tertawan.
Setiap hari adalah anugerah,
Setiap napas adalah ladang ibadah.
Kupilih untuk tetap sadar dan bersyukur,
Menyebut Nama-Nya, walau langkah kadang kabur.
Dengan niat sederhana: berbagi, mengingatkan,
Agar hidup ini bernilai, bukan sekadar bertahan.
Berharap akhir yang teduh dan indah,
Di jalan lurus yang lapang oleh berkah. untuk tetap sadar dan bersyukur,
Menyebut Nama-Nya, walau langkah kadang kabur.
Dengan niat sederhana: berbagi, mengingatkan,
Agar hidup ini bernilai, bukan sekadar bertahan.
Berharap akhir yang teduh dan indah,
Di jalan lurus yang lapang oleh berkah.
Menjadi cahaya kecil bagi sesama,
Agar jejak hidup tak hanya dikenang, tapi juga bermakna.



Komentar