Mimpiku tentang Pak Prabowo
Mimpi ku tentang Pak Prabowo Tadi malam aku bermimpi. Dalam mimpi itu, Prabowo Subianto berdiri di sebuah ruang luas—penuh peta, angka, dan rencana besar untuk negeri ini. Wajahnya tegas, penuh niat baik, ingin membawa Indonesia melompat jauh ke depan. Tapi di sekelilingnya… terlalu banyak suara yang hanya berkata, “sudah benar, Pak,” terlalu banyak yang pandai memuji, tapi miskin keberanian untuk meluruskan. Lalu datang seorang yang sederhana. Bukan pejabat. Bukan orang besar. Tapi kata-katanya jernih. Ia tidak memuji. Ia juga tidak menyerang. Ia berkata langsung: “Pak Prabowo, gagasan besar Anda sudah tepat… tapi akan jadi jauh lebih hebat jika berani diperbaiki.” Ruangan itu mendadak hening. “Program makan bergizi… jangan sekadar luas. Harus tepat sasaran. Fokus pada yang benar-benar miskin, dengan standar nutrisi yang benar. Jalankan sebagai dedikasi sosial—bukan ladang keuntungan, bukan ruang bagi mereka yang mengejar uang dengan angka fantastis. Banyak masi...




















