Langsung ke konten utama

Postingan

Unggulan

KERAJAAN BAWANG DAN PENGGILINGAN PADI

 Kerajaan Bawang dan penggilingan padi Di sebuah negeri jauh di balik kabut, berdirilah Kerajaan Bawang Raya. Raja Bawang, pemimpin negeri itu, terkenal bukan karena kebijaksanaannya, melainkan karena air matanya. Setiap kali berpidato, ia selalu menangis. Rakyat awalnya mengira ia pemimpin berhati lembut, tapi kemudian sadar: tangisannya bukan karena sedih, melainkan karena gudang istana penuh bawang yang membuat matanya perih. Di sisi lain negeri, berdiri Menara Padi Emas. Sebuah penggilingan raksasa berputar tanpa henti, menghasilkan dua triliun keping emas setiap bulan. Rakyat bersorak setiap kali mendengar angka itu, tapi sorakan mereka cepat berubah jadi bisikan: “Mengapa nasi kami tetap basi, padahal emas menumpuk di menara?” Suatu hari, para pekerja padi memberanikan diri menghadap Raja Bawang. Dengan mata merah dan hidung meler, sang Raja berkata, “Rakyatku, jangan khawatir! Aku punya solusi. Mulai sekarang, setiap rumah wajib menanam bawang. Kalau halaman sempit, tanamlah...

Postingan Terbaru

Ben Cao Tang

KOES PLUS kerumahku. Mengenang Dasa Warsa IPB 1973

Aku dan hidupku

Islam memberdayakan kaum miskin

Menggerakan koperasi tani bottom up

Opportunity cost MBG

Mimpiku tentang Pak Prabowo

Bergizi kah MBG

MBG Indonesia vs India sebuah kontras

Tubuh melemah iman menguat

Gizi di Atas Kertas vs Fakta di Atas Ompreng

Perbandingan Program Makan Gratis

Fair trade, kontrak dan koperasi usaha kecil

SENJA PEMIKIRAN

Cipratan air dan Coca cola

My first love

Renungan Malam Ku