Langsung ke konten utama

Postingan

Unggulan

My first love

 My First Love –  Di senyapnya senja , ketika matahari malu-malu menyingkirkan, tirai cahaya di antara daun, aku bertemu dengannya. Bukan yang sempurna, tapi hadirmu seperti angin lembut yang membelai daun-daun kering, membuat dunia terasa ringan dan baru. Setiap pertemuan adalah puisi tanpa kata—tawa yang tak sengaja, sapaan canggung, dan tatapan yang membuat hatiku bergetar. Aku belajar: cinta bukan sekadar rasa yang menggelegak, tapi keberanian untuk menaruh hati di tangan orang lain, dengan sabar, tulus, dan penuh hormat. Namun cinta itu tetap setengah utuh. Ada rahasia sederhana yang kerap luput dari pikiranku: tiga kata itu—tiga kata yang jika tak diucapkan, cinta tak akan pernah menjadi apa-apa. Senyumku, perhatianku, doa yang kutitipkan, semua terasa hampa tanpa pengakuan itu. Cinta, aku sadari, bukan hanya soal hati yang berdebar, tapi soal keberanian untuk menyalakan kata agar hati lain tahu kedalaman jiwamu. Aku menunggu, bukan karena takut kehilangan, tapi karena b...

Postingan Terbaru

Renungan Malam Ku

Koperasi Merah Putih: Ekonomi Berputar, Desa Menguat

MBG belum selektip, resiko gagal sasaran

Jadi arsitek System bukan pemain pasar

Renungan anak yang kini sudah tua

Pertanian kuat lahir dari system bukan subsidi

Negara sebagai Arsitek system pembangunan pertanian

AI itu alat, baik buruk tergantung pengguna

Lepaskan,, tenanglah

Dari siaga ke tenang ( seri penutup)