Gizi di Atas Kertas vs Fakta di Atas Ompreng

 

  1. Gizi di Atas Kertas vs Fakta di Atas Ompreng


Perhitungan "Defisit Kalori": Janji vs Realita

​Jika kita menggunakan standar kebutuhan remaja (SMP-SMA) sebesar 2.250 - 2.500 kkal/hari:

​Batas Aman Makan Siang: Idealnya 750 - 800 kkal (1/3 kebutuhan harian).

​Ada temuan di Lapangan hanya 400 kkal: Jika hanya diberikan 400 kkal, artinya ada kekurangan 350 - 400 kkal hanya dari jatah makan siang saja.

​Kondisi di Rumah: Banyak anak dari keluarga prasejahtera yang makan malam atau sarapannya sangat ala kadarnya (mungkin tidak sampai 1.000 kkal untuk 2 kali makan).

​Total Harian: 1.000 kkal (rumah) + 400 kkal (sekolah) = 1.400 kkal.

​Kesimpulan: Meskipun judulnya "Makan Bergizi Gratis", anak tersebut tetap mengalami malnutrisi kronis karena total kalorinya masih jauh di bawah standar minimal. Target tinggi badan 180 cm menjadi mustahil secara biologis.

​2. Isu "Food Waste" (Makanan Terbuang): Potensi Rugi 100 T

​Ini adalah sudut pandang yang jarang dibahas namun sangat valid. Di luar negeri (seperti di AS atau Jepang), plate waste (makanan yang tersisa di piring) adalah masalah besar.

​Mengapa Tak Termakan? 

1.  Rasa: Jika dimasak massal oleh vendor/SP dengan margin tipis, rasa cenderung hambar.

2.  Menu Tidak Cocok: Anak-anak punya selera lokal yang berbeda.

3.  Waktu: Jam istirahat yang sempit membuat anak terburu-buru.

​Hitungan Kerugian:

​Jika anggaran total program adalah Rp400 Triliun.

​Jika 30% makanan terbuang (tidak dimakan anak karena tidak enak/basi/porsi salah), maka Rp120 Triliun uang negara terbuang sia-sia ke tempat sampah setiap tahun.

​Nilai Banding: Rp120 Triliun itu lebih besar dari total anggaran kesehatan banyak negara atau cukup untuk membangun ribuan sekolah baru setiap tahun.


Target BGN: Realistis vs Halusinasi?

​Dengan data di atas, klaim BGN tentang tinggi 180 cm dan IQ 120 menjadi sangat rapuh:

​Bagaimana mungkin IQ naik jika otak tetap kekurangan 1.000 kkal per hari?

​Bagaimana mungkin tingginya badan naik jika yang dimakan hanya 400 kkal dan sisanya terbuang karena rasa yang buruk atau manajemen vendor yang korup?





Indikator

Kondisi RI Saat Ini

Target Ambisius BGN

Perbandingan LN (Sukses)

Tinggi Badan

~163 cm

180 cm

Jepang naik ~7 cm dalam 50 thn

IQ Rata-rata

78,4

120

Singapura/Jepang di kisaran 105-108

Sasaran

-

PAUD - SMA

Banyak LN hanya sampai SMP

Anggaran

-

Rp15.000/porsi

India Rp3rb-5rb (Fokus kelaparan)

Komentar

Postingan Populer