Renungan dalam sunyi Aku Bisa
*Renungan dalam Sunyi: “Aku Bisa”*
Di usia senja, langkahku mungkin tak lagi ringan,
Tapi kaki ini belum lelah untuk melangkah.
Sakit datang silih berganti,
Seakan ujian tak pernah berhenti.
Namun aku tahu—Tuhan tak pernah salah,
Di balik perih, ada rahmat yang tak terlihat indah.
Katanya, sakit itu peluruh dosa,
Maka biarlah aku terima, meski kadang air mata menyapa.
Orang bilang aku harus kuat,
Padahal hatiku kadang runtuh diam-diam.
Tapi aku masih bisa bangun sendiri,
Menemani sepi dengan doa dan harapan dalam hati.
Obat boleh pahit, badan boleh lelah,
Tapi jiwaku tak boleh menyerah.
Karena aku percaya, badai ini pasti berlalu,
Dan langit jiwaku akan kembali cerah.
Tuhan… bimbing aku di tiap langkah,
Agar tak hanya sembuh, tapi juga ikhlas.
Aku masih bisa…
Dan aku akan terus berusaha.aku bisa



Komentar